Beranda / Kisah Kami

Kisah Kami

Bagaimana pertemuan dengan seorang saudari yang baru masuk Islam melahirkan Noor Phonetic Quran.

Bagaimana semuanya bermula

Pertemuan yang mengubah segalanya

Semuanya bermula dengan cara yang sangat sederhana, hampir biasa saja: pertemuan dengan seorang saudari yang baru saja masuk Islam. Ia penuh semangat dan ketulusan dalam iman barunya, tetapi ia juga menyimpan kekecewaan diam-diam yang akhirnya ia ceritakan kepada kami.

Ia menceritakan kesulitannya dengan bahasa Arab. Ia ingin sekali membaca Al-Qur'an, memahaminya, membacanya dengan tilawah, tetapi huruf Arab benar-benar asing baginya. Setiap kali mencoba membaca, itu berubah menjadi latihan yang membuat patah semangat: ia tidak mengenali huruf-hurufnya, tidak tahu di mana harus berhenti, dan tidak pernah yakin apakah ia mengucapkan kata-kata yang dibacanya dengan benar.

Ia mengatakan sesuatu yang membekas di hati kami: ia merasa Al-Qur'an, kitab yang sudah ia cintai dengan sepenuh hati, tetap "tertutup" baginya, seperti harta karun yang tidak ia miliki kuncinya. Ia tidak sendirian dalam hal ini: ia mengenal muslim baru lainnya yang mengalami kesulitan yang sama persis, perasaan tersisih yang sama di hadapan sebuah teks yang mereka cintai namun belum bisa mereka baca.

Percakapan itu sangat menyentuh kami. Kami menyadari bahwa ini bukan kasus yang terisolasi, tetapi hambatan nyata yang dialami oleh sangat banyak orang di seluruh dunia: mualaf baru, tetapi juga muslim yang lahir dalam keluarga non-Arab, anak-anak, orang-orang yang sudah lama menjauh dari akar mereka. Semua orang ini memiliki keinginan tulus yang sama: membaca dan memahami Al-Qur'an, tanpa harus menguasai huruf Arab dalam waktu semalam.

Dari kesadaran inilah lahir ide Noor Phonetic Quran. Kami memutuskan untuk membuat aplikasi yang menuliskan setiap ayat Al-Qur'an secara fonetik, ayat demi ayat, sehingga siapa pun bisa mulai membaca dan melafalkannya dari hari pertama, sambil secara bertahap belajar aturan pengucapan dan Tajwid. Tujuan kami bukanlah menggantikan pembelajaran bahasa Arab, melainkan menghilangkan hambatan pertama, yang menghalangi seseorang untuk mulai, agar membaca Al-Qur'an akhirnya dapat diakses oleh saudari tersebut, dan oleh seluruh komunitas kami.

Sejak itu, apa yang dimulai sebagai jawaban atas kesulitan satu orang telah berkembang menjadi aplikasi yang digunakan oleh puluhan ribu muslim di seluruh dunia, dalam lebih dari 20 bahasa. Namun semangatnya tetap sama seperti hari pertama: membangun, dengan kerendahan hati dan ketulusan, alat yang ingin dimiliki oleh saudari tersebut.

Yang memandu kami

Prinsip-prinsip yang menginspirasi terciptanya Noor Phonetic Quran dan yang terus memandu setiap fitur baru.

Menghilangkan hambatan pertama

Tidak bisa membaca bahasa Arab tidak seharusnya menghalangi seseorang untuk membaca dan melafalkan Al-Qur'an. Fonetik kami ada untuk membuka pintu ini, sejak hari pertama.

Melayani seluruh komunitas

Mualaf baru, muslim non-Arab, anak-anak, atau siapa pun yang jauh dari bahasa Arab: aplikasi ini dirancang untuk mendampingi setiap orang, sesuai kecepatannya masing-masing.

Mendampingi, bukan menggantikan

Fonetik adalah titik awal, bukan tujuan akhir. Kami mendorong setiap pengguna untuk terus berkembang menuju pembacaan otentik bahasa Arab Al-Qur'an.

Gratis dan mudah diakses

Inti dari aplikasi ini tetap gratis, karena tidak seharusnya ada hambatan finansial yang ditambahkan pada hambatan bahasa untuk mengakses Al-Qur'an.

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki saran, ide perbaikan, atau masukan, jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami akan segera membalas.

  • Respons Cepat

    Tim kami memproses setiap pesan dan biasanya membalas dalam waktu 48 jam. Baik itu pertanyaan sederhana atau masalah teknis, kami berkomitmen untuk tidak membiarkan satu pun permintaan tanpa jawaban.

  • Komunitas yang Peduli

    Lebih dari 80.000 pengguna sudah mempercayai kami; masukan Anda membantu meningkatkan aplikasi untuk semua orang. Setiap pesan berarti dan membantu menjadikan Noor sebagai alat yang semakin sesuai dengan kebutuhan penggunanya.

  • Ide Anda Membentuk Aplikasi Ini

    Banyak fitur yang ada saat ini (Tajwid, Khataman, kuis...) lahir dari saran para pengguna. Pengalaman Anda sehari-hari dengan aplikasi ini adalah sumber inspirasi terbaik untuk pengembangan di masa depan.